Kurikulum dan arah studi jurusan ilmu Al-Qur’an dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman mendalam terhadap kitab suci Islam sebagai sumber utama ajaran keislaman. Program studi ini berperan penting dalam pengembangan kajian keilmuan Islam di perguruan tinggi, baik dari sisi teks, konteks, maupun pendekatan akademik.
Landasan Kurikulum Jurusan Ilmu Al-Qur’an
Struktur kurikulum disusun berdasarkan standar pendidikan tinggi serta kebutuhan pengembangan studi keislaman kontemporer. Landasan utamanya mencakup penguasaan ilmu-ilmu dasar terkait wahyu Islam, metodologi penafsiran, serta pemahaman latar historis dan sosial turunnya ayat-ayat suci.
Mahasiswa diarahkan untuk memahami teks secara kritis, tidak hanya secara literal, tetapi juga mampu menangkap pesan, tujuan, serta relevansinya dalam kehidupan masyarakat modern.
Struktur Mata Kuliah Inti
Kurikulum umumnya terbagi ke dalam mata kuliah dasar, inti, dan pendukung yang saling melengkapi.
Mata Kuliah Dasar
Pada tahap awal, mahasiswa mempelajari bahasa Arab, ulumul Qur’an, pengantar tafsir, serta ilmu hadis sebagai bekal memahami teks keagamaan secara akademik.
Mata Kuliah Inti Keilmuan
Pada tahap lanjutan, fokus pembelajaran diarahkan pada kajian tafsir, metodologi penafsiran, qira’at, serta kajian tematik berbasis ayat-ayat pilihan. Mahasiswa dilatih membaca dan mengkaji teks suci dengan pendekatan ilmiah dan sistematis.
Mata Kuliah Pendukung
Sebagai penguatan, mahasiswa juga dibekali mata kuliah metodologi penelitian, filsafat ilmu, serta studi Islam kontemporer untuk memperluas sudut pandang keilmuan.
Arah Studi dan Pengembangan Keilmuan
Arah studi jurusan ilmu Al-Qur’an tidak hanya berorientasi pada kajian teks, tetapi juga pada pemaknaan nilai-nilai ajaran Islam dalam konteks sosial, budaya, dan kemasyarakatan. Pendekatan interdisipliner menjadi bagian penting agar mahasiswa mampu mengaitkan kajian wahyu dengan realitas kehidupan.
Melalui pendekatan ini, lulusan diharapkan mampu berkontribusi dalam diskursus keislaman yang relevan dengan perkembangan zaman.
Kompetensi Lulusan
Lulusan program studi ini dibekali kompetensi akademik, analitis, dan metodologis dalam mengkaji sumber ajaran Islam. Mereka juga memiliki kemampuan penelitian serta pemahaman kontekstual terhadap isu-isu keagamaan.
Kompetensi tersebut membuka peluang bagi lulusan untuk berkiprah sebagai akademisi, peneliti, pendidik, maupun kontributor pemikiran Islam di masyarakat.
Penutup
Kurikulum dan arah studi jurusan ilmu Al-Qur’an dirancang untuk menghasilkan lulusan yang kritis, kontekstual, dan berwawasan keilmuan. Melalui pendekatan akademik yang terstruktur dan relevan, program studi ini berperan dalam menjaga tradisi keilmuan Islam sekaligus menjawab tantangan zaman.

Leave a Reply