STAI Darul Qur’an Aceh Tenggara Selenggarakan Kegiatan “Mahasiswa Mengajar Desa”, Fokus Pada Pendidikan Islam untuk Anak

·

·

Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Qur’an (STAI Darul Qur’an) mengadakan kegiatan pengabdian bertajuk “Mahasiswa Mengajar Desa 2025” pada Rabu (27/11) di Desa Lawe Dua. Kegiatan ini melibatkan puluhan mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Hukum Keluarga Islam untuk mengabdi langsung sebagai pengajar di wilayah pedesaan.


Pembelajaran Al-Qur’an dan Akhlak untuk Anak Desa

Mahasiswa memberikan pendidikan dasar Islam kepada anak-anak melalui:

  • Pembelajaran membaca Al-Qur’an
  • Pengenalan tajwid dasar
  • Pendidikan akhlak dan adab harian
  • Hafalan doa-doa pendek dan juz ‘amma

Metode pembelajaran dibuat menarik dengan permainan edukatif dan media visual sederhana yang mereka buat sendiri.

Salah satu relawan mahasiswa menyampaikan,
“Anak-anak desa memiliki semangat belajar tinggi, yang dibutuhkan adalah pendekatan yang menyenangkan.”


Penguatan Literasi Islam untuk Remaja Desa

Selain untuk anak-anak, mahasiswa STAI Darul Qur’an juga membina para remaja melalui materi:

  • Pergaulan sesuai syariat
  • Etika bermedia sosial dalam Islam
  • Motivasi melanjutkan pendidikan tinggi
  • Kajian ringan fiqih ibadah

Para remaja diberi ruang bertanya dan berdiskusi mengenai masalah aktual yang mereka hadapi dalam kehidupan sehari-hari.


Pendampingan Guru dan Pengurus Dayah

Mahasiswa turut melakukan konsultasi dan berbagi metode mengajar dengan guru mengaji dan pengurus dayah desa. Mereka melakukan pelatihan kecil mengenai:

  • Cara memperbaiki bacaan santri secara bertahap
  • Metode hafalan berbasis pengulangan
  • Strategi meningkatkan minat belajar Qur’an untuk pemula

Perwakilan guru mengaji menyampaikan apresiasi,
“Kegiatan ini membantu kami memperbaiki cara mengajar dan memotivasi santri.”


Harapan Kampus untuk Program Berkelanjutan

Pihak kampus menegaskan bahwa program pengabdian ini akan menjadi rutinitas tahunan dan menjangkau desa-desa lain di Aceh Tenggara.

“Mahasiswa STAI Darul Qur’an harus dekat dengan umat, hadir membawa keberkahan ilmu, bukan hanya belajar untuk diri sendiri,” tegas Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan.


Kesimpulan

Melalui kegiatan Mahasiswa Mengajar Desa 2025, STAI Darul Qur’an Aceh Tenggara menunjukkan komitmen kuat dalam membumikan pendidikan Islam hingga ke akar masyarakat. Mahasiswa tidak hanya melatih kemampuan mengajar, tetapi juga mengamalkan dakwah sosial secara nyata. Program ini diharapkan mampu membangun generasi Qur’ani yang cerdas, beradab, dan mencintai ilmu sejak usia dini.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *